10 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack

Punya anak kecil di zaman sekarang itu tantangannya beda ya, Bund/Yah. Kalau dulu kita mainnya petak umpet atau kelereng, anak-anak sekarang sudah akrab banget sama yang namanya gadget. Masalahnya, kasih HP atau tablet biasa ke anak itu sering bikin was-was. Entah takut layarnya pecah dibanting, atau takut mereka nggak sengaja buka konten yang “aneh-aneh”.

​Nah, Samsung kayaknya paham banget sama kegalauan ini dengan merilis Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack. Ini bukan sekadar tablet biasa yang dipakaikan casing lucu, tapi sebuah paket lengkap buat “ketenangan batin” orang tua.

​Kira-kira apa sih yang bikin tablet ini spesial dan apa saja kekurangannya? Yuk, kita bedah tuntas 7 kelebihan dan 3 kekurangan Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack ini dengan bahasa yang santai saja!

​7 Kelebihan Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack

​1. Casing “Anti-Huru-Hara” yang Super Kokoh

​Kelebihan pertama yang paling kelihatan adalah Bumper Case-nya. Bukan sembarang silikon tipis, casing bawaan Kids Pack ini tebal banget dan punya tekstur yang enak digenggam anak kecil. Mau jatuh dari meja makan atau terlempar karena anak lagi tantrum, tabletnya tetap aman sentosa. Plus, ada kickstand (pegangan) di belakang yang bisa diputar-putar, jadi anak bisa nonton tanpa harus pegal memegang tabletnya.

Baca juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack

​2. Fitur Samsung Kids: Taman Bermain yang Aman

​Ini dia “otak” dari tablet ini. Samsung Kids adalah launcher khusus yang mengubah tampilan tablet jadi penuh warna dan karakter lucu. Di sini, anak nggak bisa keluar ke menu utama tanpa PIN atau sidik jari orang tua. Jadi, Ayah dan Bunda nggak perlu takut mereka tiba-tiba buka aplikasi m-banking atau belanja online di marketplace. Semuanya terkunci rapat!

​3. Kendali Penuh di Tangan Orang Tua (Parental Control)

​Kita bisa mengatur segalanya. Mau anak main cuma 1 jam sehari? Bisa. Mau membatasi aplikasi apa saja yang boleh dibuka? Gampang banget. Bahkan, kita bisa melihat laporan aktivitas anak, mereka paling sering buka aplikasi apa. Ini penting banget biar anak nggak kebablasan “kecanduan” layar dari usia dini.

​4. Konten Edukasi yang Melimpah (dan Gratis!)

​Di dalam Samsung Kids, sudah tersedia berbagai macam game edukasi. Ada yang buat belajar mewarnai, belajar logika lewat karakter Crocro, sampai belajar musik bareng Lisa. Kerennya lagi, aplikasi-aplikasi ini sudah dikurasi, jadi nggak bakal ada iklan tiba-tiba muncul yang isinya konten dewasa atau tawaran belanja.

​5. Layar yang Nyaman dengan Filter Cahaya Biru

​Layar Samsung Galaxy Tab A11 ini punya kualitas yang cukup oke di kelasnya. Yang paling penting buat anak-anak adalah fitur Eye Comfort Shield. Fitur ini bakal mengurangi paparan cahaya biru yang bisa bikin mata cepat lelah. Jadi, meski anak lagi asyik belajar, kesehatan mata mereka tetap terjaga.

​6. Baterai Awet, Nggak Bikin Anak Reget

​Anak-anak kalau lagi asyik main terus tabletnya mati, pasti langsung heboh. Beruntungnya, Samsung membekali seri A11 ini dengan baterai yang cukup badak. Untuk penggunaan normal nonton video edukasi atau main game ringan, tablet ini bisa bertahan seharian. Cocok banget dibawa buat perjalanan jauh di mobil biar anak nggak bosan.

​7. Harga yang Masih Masuk Akal (Value for Money)

​Dibandingkan harus beli tablet high-end lalu beli casing mahal dan langganan aplikasi edukasi terpisah, paket Kids Pack ini terhitung jauh lebih ekonomis. Kita dapat perangkat yang mumpuni, perlindungan fisik, dan perlindungan perangkat lunak dalam satu harga yang ramah di kantong keluarga.

​3 Kekurangan Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack

​1. Performa Bukan Buat “Gaming” Berat

​Harus diingat, ini adalah seri Galaxy Tab “A”, yang artinya kelas menengah ke bawah. Prosesornya memang cukup buat buka YouTube Kids atau aplikasi mewarnai, tapi jangan harap bisa main game berat kayak Genshin Impact dengan lancar jaya. Kalau anak sudah agak gede dan mulai minta main game yang grafisnya tinggi, tablet ini bakal terasa lag atau patah-patah.

​2. Pengisian Daya yang Tergolong Lambat

​Meskipun baterainya awet, sayangnya kecepatan pengisian dayanya (charging) belum secepat kilat. Butuh waktu yang lumayan lama (bisa lebih dari 2 jam) untuk mengisi dari kosong sampai penuh. Jadi, saran saya sih lebih baik tablet ini di-charge saat malam hari ketika anak sudah tidur, biar besok paginya sudah siap tempur lagi.

​3. Kapasitas Penyimpanan Internal Standar

​Biasanya, versi Kids Pack ini datang dengan memori internal yang nggak terlalu besar (sekitar 32GB atau 64GB). Memang sih ada slot microSD, tapi kalau Ayah Bunda sering download video YouTube secara offline biar hemat kuota, memori internalnya bakal cepat penuh. Kita harus rajin-rajin membersihkan cache atau memindah data ke memori eksternal.

​Kesimpulan: Layak Beli Nggak Sih?

​Kalau ditanya layak atau nggak, jawabannya: Sangat Layak, terutama kalau anak Ayah dan Bunda masih di usia PAUD atau TK (rentang 3-7 tahun). Di usia segitu, faktor keamanan fisik alat dan keamanan konten adalah prioritas nomor satu.

​Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack ini sukses memberikan rasa aman buat orang tua dan rasa senang buat anak. Kita nggak perlu lagi teriak-teriak “Jangan dipencet yang itu!” karena lingkungannya sudah kita atur sedemikian rupa. Memang secara performa bukan yang tercepat, tapi untuk tujuan edukasi dan hiburan ringan, tablet ini sudah lebih dari cukup.

​Itulah sedikit ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack. Bagaimana, Bunda dan Ayah? Jadi makin tertarik buat meminang tablet ini buat si kecil?

Tinggalkan komentar