​SPBE Cimuning Bekasi Meledak Bak Bom, 12 Korban Luka Bakar Serius dan Puluhan Rumah Hangus

BEKASI – Warga Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, digegerkan oleh ledakan hebat yang bersumber dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) pada Rabu (1/4/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ini menyebabkan belasan orang luka-luka dan merembet ke permukiman warga.

​Kronologi Ledakan: “Suara Seperti Bom”

​Menurut kesaksian warga sekitar, api didahului oleh suara ledakan yang sangat keras. Ahmad (49), salah satu warga di lokasi, menyebutkan getaran ledakan terasa sangat kuat hingga radius ratusan meter.

​”Ledakannya seperti bom. Awalnya tercium bau gas menyengat di jalanan depan gerbang SPBE selama 20 menit, lalu tiba-tiba meledak dan api langsung menyambar ke mana-mana,” ujar Ahmad.

​Diduga kuat kebakaran dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian di area SPBE yang berada di Jalan Cinyosog tersebut.

​Update Korban: 12 Orang Alami Luka Bakar 70%

​Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengonfirmasi bahwa hingga Kamis (2/4/2026) pagi, tercatat ada 12 korban luka. Para korban terdiri dari karyawan SPBE dan warga sekitar yang tidak sempat menyelamatkan diri saat api menyambar.

​”Kondisi korban rata-rata mengalami luka bakar serius antara 60 hingga 70 persen. Saat ini mereka sudah dievakuasi ke beberapa rumah sakit, termasuk RSUD Kota Bekasi dan RS Citra Arafiq,” jelas Kombes Kusumo.

​Dampak Kebakaran: Puluhan Rumah dan Toko Hangus

​Api yang membesar dengan cepat sulit dikendalikan karena akses jalan menuju lokasi yang sempit (lebar hanya 2-3 meter). Akibatnya, api merembet ke permukiman padat penduduk. Berdasarkan pantauan di lapangan:

  • Puluhan rumah warga dilaporkan hangus terbakar.
  • Sejumlah toko di sekitar area SPBE ikut terdampak.
  • Aliran listrik padam total di wilayah Cimuning untuk menghindari ledakan susulan.
  • Bau gas menyengat masih terasa kuat di sekitar lokasi kejadian hingga dini hari tadi.

​Penanganan Damkar dan Kondisi Terkini

​Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mengerahkan belasan unit mobil pemadam dibantu oleh tim relawan PMI. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, disusul dengan proses pendinginan pada titik-titik sisa gas.

​Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah TKP dan memasang garis polisi guna menyelidiki penyebab pasti kebocoran gas tersebut. Warga yang rumahnya terdampak kini mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tinggalkan komentar